You Are Here : Home News Pesona Pulau Rubiah

Pesona Pulau Rubiah

Sebelumnya kita bicara tentang MuseumTsunami Aceh, sekarang para pengunjung JACKHORSE.COM kami ajak ke Pulau Rubiah yang masih di daerah Propinsi Aceh.  Pulau ini terletak di Sabang atau sebelah barat Pulau Weh atau persisnya di ujung barat Pulau Sumatera yang luasnya sekitar 26 hektar yang terkenal dengan keindahan alam bawah laut. Dulu kami sudah bercerita banyak tentang keindahan alam bawah laut Raja Ampat atau Bunaken, dan di pulau ini juga memiliki pesona keindahan bawah lautnya yang tidak kalah bagusnya. Di sekitar laut pulau ini hidup berbagai macam biota laut dan terumbu karang, sehingga bagi yang suka atau hobby snorkeling dan diving sangat cocok sekali berwisata ke pulau ini.

Pulau Rubiah2Untuk mencapai Pulau Rubiah ini, kita bisa naik kapal ferry menuju Pulau Weh yang membutuhkan waktu sekitar 90 menit dan bahkan bisa 50 menit jika menggunakan kapal ferry yang cepat. Sesampainya di pulau Weh, kita lanjutkan naik perahu motor yang membutuhkan waktu sekitar 25 menit. Nah bedanya dengan Raja Ampat atau Bunaken, disini para penyelam yang belum punya lisensi atau yang masih pemula bisa melakukan diving atau snorkeling karena banyak spot yang bagus buat penyelam pemula. Pada zaman Belanda dan Jepang, pulau ini dijadikan sebagai benteng pertahanan ketika perang dunia II karena posisinya paling utara dari wilayah Indonesia, dan sampai sekarang masih ada reruntuhan benteng tersebut. Pulau ini juga dijadikan sebagai tempat transit bagi umat muslim Indonesia yang ingin pergi ke Mekkah menggunakan kapal laut dalam rangka menunaikan Ibadah Haji pada zaman Belanda, sehingga  dengan demikian Aceh dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah. Nama pulau ini diambil dari seorang perempuan yang bernama Cut Nyak Rubiah yang makamnya juga berada di pulau ini.

Pulau Rubiah1Di Taman Laut Rubiah ini para wisatawan bisa melihat berbagai macam terumbu karang yang sangat indah sekali menghiasi alam laut Rubiah. Dan bagi yang tidak berani menyelam, keindahan bawah lautnya bisa dinikmati dengan menggunakan perahu kaca (glass bottom boat), yang mana bisa melihat sampai kedalaman 15 meter  karena airnya sangat jernih sekali. Selain terumbu karang, para wisatawan juga bisa menyaksikan berbagai jenis ikan yang hidup di disekitar terumbu karang tersebut seperti ikan pari, ikan macan, ikan kakak tua, ikan bendera, ikan kepe-kepe, ikan botana biru, ikan sersan, ikan kerapu, ikan mayor, bintang laut, bunga lili, cumi-cumi, hiu, penyu dan masih banyak yang lainnya yang ngak bisa disebutkan satu persatu. Setidak ada sekitar 14 sampai 15 biota laut yang hidup di Taman Laut ini yang dilindungi oleh pemerintah. Disamping itu para wisatawan juga bisa menyaksikan tempat pembibitan karang atau yang disebut dengan transplantasi karang yang dilkukan oleh beberapa lembaga. Bagi para wisatawan yang ingin melakukan snorkeling atau diving tidak perlu bersusah payah membawa peralatannya, karena di pulau ini sudah menyediakan semua peralatan tersebut dengan system sewa.  Di pulau ini belum tersedia fasililitas penginapan untuk para wisatawan (sehingga kalau mau menginap bisa di Pulau Sabang atau di Kota Banda Aceh), tetapi untuk kuliner yang ingin memanjakan perutnya, banyak warung makan yang menyajikan masakan khas aceh atau malayu yang sangat enak sekali apalagi kalau disantap setelah melakukan aktivitas diving atau snorkeling. 

 

Referensi:

http://www.utiket.com

http://masdonie.blogspot.co.id

http://www.gosumatra.com

http://citizen6.liputan6.com

http://auliaoktavella.it.student.pens.ac.id

http://www.pergiberwisata.com

http://www.kokgitu.com

http://citizendaily.net