You Are Here : Home News Wisata Budaya Di TMII

Wisata Budaya Di TMII

Kali ini pengunjung JACKHORSE.COM kami ajak berwisata ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah). Yang mana konsep wisatanya adalah wisata bertemakan budaya Indonesia. Kenapa disebut bertemakan buadaya Indonesia, karena  merupakan cerminan dan rangkuman semua kebudayaan yang ada di Indonesia  yang ditampilan dalam anjungan daerah yang berarsitektur tradisional dan menampilkan aneka busana, tarian serta tradisi daerah. Lokasinya berada di Jakarta Timur yang luasnya sekitar 150 hektar. Gagasan untuk mendirikan Taman Mini ini muncul dari Ibu Negara kita waktu itu, Siti Hartinah (Ibu Tin Soeharto), yang dibangun pada tahu 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975.

rumah gadangAnjungan yang berda di TMII ini berada disekitar danau yang miniaturnya dikelompokan berdasarkan Kepulauan Indonesia yaitu Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Kali ini kami akan mamaparkan kepada pembaca yang budiman tentangan anjungan yang berada pada zona Sumatra yaitu Anjungan Sumatra Barat. Dimana Anjungan ini memiliki lima bangunan adat yaitu: Rumah Gadang, Balairung (Balai Adat), Lumbung Padi (Rangkiang), Surau dan Rumah Adat Mentawai. Rumah gadang atau dalam bahasa Indonesia disebut juga rumah besar, adalah rumah tempat tinggal keluarga. Bentuk dasar dari rumah gadang ini adalah empat persegi panjang (berupa rumah panggung), atau disebut juga dengan rumah bagonjong karena memiliki bentuk atap yang melengkung ke atas dengan ujung yang runcing mirip tanduk kerbau. Rumah gadang  pada hakikatnya memiliki bilik (kamar) tetapi pada anjungan ini tidak memiliki bilik, hanya berupa ruangan yang terdiri dari 9 ruang, yang mana ruangannya difungsikan sebagai ruang peragaan dan pameran. Barang yang pamerkan adalah berupa pelaminan, barang hasil kerajanan, alat pertanian, alat musik tradisionil, kain tenun silungkang, serta pakain adat setiap kabupaten. Nah bagi para pengujung yang ingin membeli cendra mata hasil kerajinan tangankhas Sumatera Barat seperi kain songket Silungkang, pernak pernik, lukisan dan aneka busana dapat dibeli disini.

songket silungkangLalu berikutnya lagi adalah tangga yang terdapat didepan rumah persis di tengah tengahnya, yang digunakan sebagai tangga untuk naik ke rumah gadang, memiliki atap yang juga bagonjong (seperti tanduk kerbau) yang tujuannya supaya tidak kepanasan atau kehujanan. Sedangkan balairung yang berupa ruangan terbuka pada hakikatnya adalah tempat pertemuan penghulu (ketua suku) untuk membicarakan masalah nagari (desa).  Tetapi di TMII ini, balairung digunakan sebagai tempat pertemuan, pameran dan pergelaran seni daerah Minangkabau. Yang terakhir adalah surau, dimana surau ini adalah tempat menimba ilmu dan sekaligus tempat tidur bagi anak laki laki bersama teman dan buya (guru). Nah para pembaca budiman, inilah mengapa anak laki laki orang minang suka merantau, karena salah satu faktornya adalah dari kecil sudah diajarkan mandiri atau tidak boleh tidur bersama keluarganya di rumah gadang. Dan yang terakhir rangkieng  adalah tempat menyimpan padi ketika panen padi sudah datang supaya aman dari biantang lain seperti seperti tikus atau ayam. Bagi para pengunjung yang merasa lapar atau lelah, di anjungan ini juga disediakn tempat beristirahat sambil memanjakan lidah kita dengan menu masakan ciri khas Sumatera Barat seperti rendang, gulai ikan, dendeng, daging cincang, ikan asam padeh, sate padang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Demikian dari kami sekilas tentang anjungan Sumatera barat, dan anjungan yang lainnya akan kami paparkan pada kesempatan berikutnya. Dan perlu juga para pembaca budiman ketahui bahwa selain anjungan, masih banyak tempat wisata lainya yang ada TMII seperti bangunan keagaman, serana rekreasi, taman, museum dan teater atau biskop. Salam sukses selalu.

 

Referensi:

https://wikipedia.org

http://kaintenunsilungkang.blogspot.co.id