You Are Here : Home News Pulau Kembang Barito Utara, Di Tengah Tengah Sungai Barito

Pulau Kembang Barito Utara, Di Tengah Tengah Sungai Barito

Para pembaca yang budiman, Pulau Kembang Barito Utara ini adalah sebuah objek wisata yang sangat menarik sekali. Dimana pulau kembang Barito ini adalah merupakan sebuah delta yang terletak di tengah tengah sungai Barito. Lokasi Pulau ini tidak jauh dari Pasar Terapung Muara Kuin, atau disebalah barat Kota Banjarmasin persisnya di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Utara. Jika menggunakan kapal motor (kelotok) dari Kota Banjarmasin hanya membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit, karena jaraknya cuma sekitar 1.5 km.

pulau kembangApa saja yang bisa kita saksikan jika datang ke Pulau ini? Banyak yang bisa kita saksikan di pulau ini, karena pulau ini sebagai habitat bagi kera ekor panjang, beberapa jenis burung, altar pemujaan hanoman dan kambing tanduk emas. Dimana kera yang hidup di sini bukan puluhan ekor, tetapi jumlahnya mencapai ribuan ekor, sangat akrab dan besahabat dengan para pengunjung yang datang ke pulau ini. Para pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan cara memberi makan mereka dengan pisang, kacang, roti dll. Lalu altar pemujaan hanoman yang ada di pulau ini terletak di tengah tengah hutan yang diperuntukan sebagai tempat meletakan sesaji bagi "penjaga" Pulau Kembang ini yang dilambangkan dengan dua buah arca yang berwujud kera yang berwarna putih. Dan bagi masyarakat etnis Tianghoa-Indonesia, pulau ini sebagai tempat pelepas kambing yang tanduknya diberi lapisan emas, jika mempunyai kaul atau nazar tertentu apabila permohonan mereka terkabul. Pulau kembang ini oleh pemerintah ditetapkan sebagai hutan wisata yang berada di dalam kawasan hutan di Kabupaten Barito Kuala.

pulau kembang baritoKonon khabarnya, pulau ini berasal dari kapal Inggris yang dihancurkan oleh orang Baiju pada tahun 1750 an yang dibawah pimpinan Sultan Banjar. Lambat laun mungkin kerena puing puing bekas kapal tersebut berada di tengah tengah sungai ditambah dengan adanya endapan pasir dari sungai, maka memungkinkan pohon pohon bisa tumbuh dan hidup dengan suburnya, yang lama kelamaan berubah menjadi sebuah pulau atau delta. Seiring berjalannya waktu, pohon yang tubuh di pulau ini begitu lebat dan banyak sehingga mempunyai daya tarik bagi hewan lainya untuk hidup di pulau ini, maka kemudian pulau ini dihuni sekelompok kera dan berbagai jenis burung burung. Tentu saja cerita ini sangat masuk akal sekali dan sampai saat ini luas dari pulau ini sekitar 60 Ha. Para pembaca yang budiman, inilah keunikan wisata di pulau ini, sebuah delta yang ada di tengah sungai dengan berbagai macam flora dan fauna yang hidup di dalamnya, yang biasanya pulau hanya bisa kita saksikan di lautan.

 

Referensi:

http://www.ragamtempatwisata.com

https://wisatakalimantan.wordpress.com

https://indotimnet.wordpress.com

https://wikipedia.org

http://www.wisatamu.com

http://www.melangkahjauh.com